Konspirasi Pertama [2]

Sesungguhnya konspirasi pertama sepanjang sejarah ialah godaan Iblis kepada manusia pertama, Adam dan Siti Hawa untuk melanggar perintah Allah memakan buah Kuldi.

Ketika Allah SWT menciprtakan Adam, iblis merupakan satu-satunya mahluk yang tidak mau tunduk pada Adam seperti yang diperintahkan Allah. Iblis menyatakan diri lebih mulia karena terbuat dari api ketimbang Adam yang hanya dibuatdari tanah. Pembangkangan ini menimbulkan amarah dari Tuhan dan sebab itu iblis menaruh dendam pada Adam dan juga pasangannya, Siti Hawa.

Iblis menunggu saat yang tepat untuk menggelincirkan Adam dan Hawa dari Surga. Iblis menilai sangat sukar untuk menyesatkan Adam langsung, sebab itu ia akan menyesatkan Adam lewat Siti Hawa.

Syahdan, iblis kemudian mulai memasang jeratnya. Dia duduk di dekat pohon khuldi dan mulai menangis di sana dengan menyayat hati. Siti Hawa yang melihat iblis tertarik untuk mendekatinya dan menanyakan apakah gerangan yang membuat iblis begitu bersedih hati. Dengan sangat halus iblis mulai memasang perangkap. Dia berkata bahwa dirinya menangis sedih karena bersimpati kepada nasib Adam dan Hawa khuldi. Padahal, ujar iblis, buah khuldi itu adalah buah yang akan membuat siapa pun yang memakannya akan kekal di Surga seperti halnya para malaíkat dan rasanya juga sangat lezat.

Iblis tidak secara langsung mengatakan supaya Hawa mengajak Adam melanggar larangan Allah, karena pasti Hawa akan menolaknya. Namun iblis mengatakan, "Sesungguhnya Allah melanrang kalian memakan buah kuldi ini supaya kalian berdua tidak dapat menjadi malaikat dan tidak dapat hidup kembali (QS7:20), Inilah awal dari sejarah seranganpemikiran atau Ghouzwul Fikri.

Siti Hawapun terbuai rayuan iblis, Dia lalu menghampiri Adam dan terus membujuk pasangannya untuk memakan buah khuldi, Awalnya Adam menolak, namun karena bujukan yang terus menerus dari Hawa, Adam akhirnya menyerah. Mereka berduaberjalan mendekati pohon tersebut dan memakan buahnya. Seketika itu juga pakaian surga mereka tanggal. Adam dan Hawa baru sadar mereka telah melanggar larangan Allah dan terbujuk godaan iblis. Mereka berdua kemudian menyesal dan bertaubat. Permohonan Nabi Adam diterima Allah, namun Allah memerintahkan mereka berdua turun dari Surga yang penuh dengan segala keniknatan ke bumi. Selain Adam dan Hawa,Iblis juga diberi hukuman yang sama. Iblis diperintahkan keluar dari Surga dan turun ke bumi.

Kitab suci al-Qur'an memuat kisah ini dalam sejumlah suratnya. Antara lain al- Baqarah ayat 30-38, al-A'raf ayat 11-25, Thaha ayat 116-123, Al-Israa ayat 61-65, Al Hijri ayat 28-43, dan Sad ayat 71-85.

Dalam kitab Ad Durrul Mantsur disebutkan, "Maka Kami katakan, Turunlah kalian." dari Ibnu abbas, yakni: Adam, Hawa, Iblis, dan ular. Ada kisah lain yang menyebutkan bahwa ketika turun ke bumi, iblis telah menjelma menjadi seekor ular.

Mereka kemudian turun di sebuah daerah yang diberi nama Duijana', yang terletak diantara Mekkah dan Thaif. Ada pula yang berpendapat bahwa Adam turun di Shafa sedangkan Hawa di Marwah. Bahkan Ibnu Abbas menyebutkan Adam turun di tan
India.

Dalam riwayat Thabrani dari Abdullah bin Umar disebutkan, "Ketika Allah menurunkan Adam, Dia menurunkannya ditanah India. Kemudian dia mendatangi Mekkah untuk kemudian pergi menuju Syam (Syirnia) dan meninggal disana "(HR. Thabrani) Dalam versi Barat, Adam dan Siti Hawa (Eva) memakan buah apel yang oleh iblis disebut sebagai buah induk ilmu pengetahuan. Inilah yang oleh tradisi kekristenan disebut sebagai doktrin Dosa Asal, yang secara populer juga distilahkan dengan sebutan "Tragedi Buah Apel".

Awal Sejarah Manusia

Turunnya Adam dan Hawa ke bumi, diikuti oleh iblis dan ular, atau iblis yang menyerupai seekor ular, merupakan awal dari sejarah manusia itu sendiri. Di bumi, Adam dan Hawa beranak-pinak dan sekelompok dari mereka berusaha untuk tetap memelihara ketauhidan. Sekelompok lainnya lebih condong kepada kesesatan yang disebarkan iblis.

Kelompok manusia pengikut iblis ini, atau juga disebut sebagai pasukan iblis, menjadi kelompok yang sepanjang sejarah kemanusiaan terus-menerus berupaya memalingkan manusia dari ketauhidan dan kebenaran. Mereka mengajak manusia ke jalan kesesatan dan kejahatan.

J. Robinson, peneliti kelompok-kelompok rahasia, di dalam "The Secret Society menyebut kelompok iblis pertama tersebut sebagai "Brotherhood ofthe Snake'", yang terus meluas dan menyebar ke seluruh penjuru dunia, mengajak manusia untuk menyembah selain Allah SWT. Banyak yang mereka sembah, namun keseluruhannya bercirikan sama api. Zat asal dari iblis

Adalah sesuatu hal yang amat menarik, ketika manusia belum menemukan pesawat terbang, belum terkoneksi oleh radio, televisi, internet, dan satelit, namun di berbagai penjuru dunia, suku-suku kuno memiliki kesamaan ciri ritual yang mirip. Misal, di India mereka mengenal Batara Surya, di Roma ada Helios, Inca mengenal Virachoca, Jepang mengenal Amaterasu, Persia menyebut Ahumarazda, dan sebagainya. Semuanya mengacu kepada pemujaan api. Bagaimana ini bisa menyebar?



 _____

Reference : Eramuslim, digenst, Genesis of Zionism, Kitab Ad-Darul Mantsur, dsb.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Konspirasi Pertama [2]"

Posting Komentar