Latar Belakang Kaum Yahudi [5]

Nabi Ibrahim dilahirkan di Ur al-Kildaniyah, wilayah selatan Irak. Setelah gagal dibakar oleh Raja Namrudz, beliau melakukan perjalanan ke Harran (Carrhae). Dari Harran, Ibrahim mengasingkan diri ke Palestina bersama Sarah dan anak saudaranya, Nabi Luth a.s. yang juga membawa isterinya. “Menurut penegasan Taurat sendiri, Palestina adalah tanah pengasingan Ibrahim, Ishaq, Yaqub, dan anak-anaknya yang dilahirkan di Harran dan tumbuh besar di sana,” demikian Dr. Syauqi Abu Khalil. Dengan demikian, klaim Zionis bahwa Palestina merupakan tanah asal kaum Yahudi adalah dusta belaka.

Menurut hasil penelusuran Dr. Syauqi Abdul Khalil, yang juga diperkuat oleh hasil- hasil penelitian ilmuwan Barat seperti Lynn Picknett serta Clive Prince (The Templar Revelation: Secret Guardian of the True Identity of Christ, 1997), Jack Lindsay (The Origins of Alchemy in Graeco-Roman Egypt), mereka menyatakan jika Harran merupakan tempat di mana nenek-moyang bangsa Yahudi lahir dan dibesarkan, bukan Tanah Palestina. Anak cucu Ibrahim a.s. merupakan pemeluk agama tauhid, sampai dengan ke masa Nabi Musa a.s. di mana Samiri yang merupakan tokoh kaballah berhasil menyesatkan sebagian besar Bani Israil yang tadinya ikut dengan Musa a.s. ikut kepada kemusyrikkan dengan menyembah patung sapi betina yang bisa mengeluarkan bunyi.

Kaum Sabian sendiri tetap dalam ketauhidannya. Lynn Picknett dan Clive Prince menyebut di antara mereka tetap ada yang tinggal di Harran hingga kini dan menjalankan kehidupan yang tertutup dari dunia luar. Tanah Harran, di mana Ibnu Taimiyah juga dilahirkan pada tahun 1263, sekitar tahun 1270 sempat diserbu bangsa Tartar dan hal ini mengakibatkan kaum Sabian banyak yang melarikan diri ke luar dari Harran. Walau demikian masih ada sisa-sisa keluarga asli diwilayah tersebut.
Para peneliti sejarah kaum esoteris percaya bahwa Harran dengan Kaum Sabiannya (peneliti Barat
banyak menggunakan istilah Kaum Mandean untuk menyebut Kaum Sabian) inilah yang merupakan cikal-bakal bagi gerakan-gerakan esoteris-misterius dikemudian hari yang sering menyempal dalam agama-agama historis seperti Yahudi dan Nasrani, dan juga agama Allah SWT, yakni Islam.

Tradisi dan segala ritual Kabbalah, Sekte Gereja Yohanit, Templar, Freemason, Hashyashyin (Assassin), dan sebagainya berasal dari wilayah ini. Walau demikian, banyak sekali salah kaprah dan kesimpang-siuran informasi yang terkait dengan Harran dan Kaum Sabian dengan kelompok-kelompok mistis rahasia lainnya. Yang perlu digaris bawahi disini adalah bahwa kaum Yahudi yang ada sekarang ini sama sekali bukan berasal dari Tanah Palestina, melainkan nenek moyangnya bercampur dengan kaum Sabian dan juga darah Ibnu Ibrahim yang berasal dari selatan Iraq. Jadi kaum Yahudi sekarang ini tidak punya hak sama sekali atas Tanah Palestina yang ketika Ibrahim mengasingkan diri ke Palestina, di sana sudah berdiam suku bangsa Filistin yang merupakan penduduk asli Tanah Palestina.
_____

Reference :The Templar
Revelation: Secret Guardian of the True Identity of Christ, 1997, The Origins of Alchemy in Graeco-Roman Egypt, 33 degree Mystery, Era Muslim Digest.

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Latar Belakang Kaum Yahudi [5]"

Posting Komentar